Suara.com - Wisatawan asal Amerika Serikat (AS) Jeffrey Fowle ditangkap pemerintah Korea Utara, karena ketahuan meninggalkan Alkitab di toilet di sebuah klub yang banyak dikunjungi pelaut asing di Chongjin.
Fowle disebutkan meninggalkan Alkitab bahasa Inggris-Korea bilingual di sebuah restoran, tempat ia dan sejumlah pelancong lainnya mampir untuk makan malam pada 4 Mei 2014 lalu. Di dalam Alkitab tersebut, Fowle telah menulis nama dan nomor telepon. Ia juga memasukkan foto-foto dirinya dan keluarganya di antara halaman-halaman Alkitab itu.
Dia ditangkap tiga hari kemudian di bandara, saat bersiap untuk sebuah penerbangan yang akan mengakhiri pelancongan selama 10 hari di Korea Utara. Kini Fowle harus meringkuk di penjara, sambil menunggu sidang di salah satu negara komunis itu.
Dalam sebuah surat yang ditulis tangan, Fowle mengatakan ia ditangkap karena dituduh dengan sengaja meninggalkan Alkitab di utara kota Chongjin.
Tidak jelas mengapa Fowle meninggalkan Alkitab itu. Namun media di Ohio melaporkan laki-laki berusia 56 tahun ini adalah seorang pendeta dan pernah menjadi anggota klub Alkitab di sekolahnya. Sehingga ada sedikit bukti yang menunjukkan dia adalah seorang misionaris.
Fowle disebutkan ditahan satu sel bersama Matthew Miller, seorang turis AS yang ditangkap pada bulan April untuk insiden terpisah. Keduanya telah meminta pemerintah AS untuk membantu pembebasan mereka.
Selama ini Pyongyang memang dikenal sebagai salah satu rezim paling represif menyangkut kebebasan beragama. Dua bulan sebelum Fowle mengunjungi Korea Utara, misionaris Australia John pendek juga ditangkap karena meninggalkan Alkitab di daerah terbuka untuk wisatawan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong
-
Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
-
Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN