Suara.com - Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Ekonomi Pembangunan, Firmansyah, mengatakan Kepala Negara menargetkan Indonesia menjadi negara dengan perekonomian yang kuat, kesejahteraan merata, dan orang miskin memperoleh prioritas layanan pemerintah.
"SBY yakin bahwa pemimpin masa depan harus dipersiapkan secara aktif dibentuk untuk bidang dan profesi apapun," kata Firmansyah di Jakarta Pusat, Sabtu (2/8/2014).
Salah satu cara merealisasikan target Presiden, kata Firmansyah, diluncurkan program Beasiswa Presiden Republik Indonesia (The Indonesian Presidential Scholarship), hari ini.
Firman menjelaskan untuk gelombang pertama Beasiswa Presiden RI, sebanyak 100 peserta telah menerimanya. Satu di antaranya bernama Raeni, putri tukang becak yang menjadi lulusan terbaik di Universitas Negeri Semarang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96. Raeni mendapat beasiswa melanjutkan S2 ke London.
Firman menambahkan para peserta peraih beasiswa, nanti juga akan mendapatkan pembekalan kepemimpinan dari berbagai lembaga pemerintahan, TNI/Polri.
"Selain itu, akan mendapat pembekalan kepemimpinan langsung dari presiden SBY," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI