Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemeriksaan pembangunan rumah susun sewa sederhana (Rusunnawa) di Kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (4/8/2014).
Meski tinggal menunggu waktu pelantikan, Presiden terpilih versi KPU itu masih tetap memantau program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dia ditemani oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pertamanan DKI Jakarta, Yonathan Pasodung meninjau pembangunan yang belum 100 persen jadi ini. Dia menyusuri lantai dua rusunawa tersebut.
Jokowi juga sempat ingin masuk ke salah satu unit rusunawa, namun tidak bisa lantaran masih terkunci, sehingga hanya melongok melalui jendela untuk melihat kondisi rusunnya.
Jokowi menjelaskan rusunawa tersebut diperuntukkan bagi warga gusuran di sekitar Waduk Pluit, Jakarta Utara.
Ada 800 unit yang disediakan dari 8 blok rusunawa yang sedang dibangun ini. Tiap blok, ada lima lantai, di mana setiap lantai ada 20 unit untuk 20 KK. Saat ini, baru dua blok yang telah selesai dibangun.
Apabila tidak mencukupi, Jokowi mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan rusun lain di Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Nanti bulan September 2014 baru bisa ditempatin," kata Jokowi di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia