Suara.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menghimbau pasangan Capres Prabowo-Hatta agar tidak perlu menurunkan masa guna menekan MK dalam memutuskan persidangan.
"Tidak perlu menurunkan masa untuk menekan Mahkamah Konstitusi," kata Hamdan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (5/8/2014).
Hamdan hanya menyarankan, semuanya agar dapat diserahkan ke kuasa hukum dari masing-masing pemohon atau pun termohon.
"Karena itu saya menyarahkan, serahkan ke kuasa hukum masing-masing tidak perlu menurunkan massa," jelas Hamdan.
Selain itu ketua Hakim di MK ini juga menjelaskan sebelum dirinya masuk menjadi Hakim Konstitusi dirinya telah melepas seluruh ikatan dari seluruh organisasi maupun dari partai politik guna menghindarkan dari tudingan-tudingan negatif yang nantinya terjadi.
"Saya berkerja sebagai hakim Mahkamah Konstitusi secara independent, begitu juga para hakim yang lain begitu juga saya," tegas Hamdan.
Hamdan mengaku dalam memutuskan suatu perkara dengan adanya bukti-bukti persidangan serta akan memutuskan dengan independent tanpa dipengaruhi oleh siapa pun.
"Insya Allah percaya kami akan memutuskan dengan sebaik-baiknya hanya berdasarkan bukti-bukti dan fakta yang diminta pada fakta persidangan," jelas Hamdan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?