Suara.com - Mahkamah Konstitusi akan menyiarkan langsung sidang gugatan pemilu presiden yang diajukan oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M. Gaffar mengatakan, sidang pleno tersebut disiarkan melalui video conference ke-42 Fakultas Hukum di seluruh Indonesia.
Menurut Janedjri, siaran langsung sidang pleno gugatan pemilu presiden itu dimulai pada 6 Agustus nanti yang merupakan sidang pertama hingga sidang keputusan pada 21 Agustus nanti. Siaran langsung ini merupakan komitmen Mahkamah Konstitusi dalam melakukan transparansi.
“Jadi jumlah provinsi kita kan ada 34 sedangkan siaran langsung ini ke-42 Fakultas Hukum di seluruh Indonesia. Di Aceh bisa disaksikan di Universitas Syahkuala, di Jakarta di Universitas Indonesia, di Jawa Tengah di Universitas Diponegoro, di Yogyakarta di UGM, di Jawa Timur di Universitas Airlangga, di Maluku di Universitas Pattimura dan di Papua di Universitas Cendrawasih serta masih banyak lagi. Jadi, masyarakat yang tidak bisa langsung datang ke gedung MK bisa menyaksikan langsung sidang gugatan pemilu presiden ini,” kata Janedjri ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (26/7/2014).
Janedjri menambahkan, masyarakat yang tinggal di Jakarta juga diperbolehkan untuk datang ke Gedung Mahkamah Konstitusi untuk melihat langsung jalannya persidangan. Kata dia, sesuai aturan sidang pleno MK sifatnya terbuka dan boleh disaksikan oleh siapa saja.
Capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mendaftarkan gugatan pemilihan umum presiden ke Mahkamah Konstitusi, pada Jumat (25/7/2014) malam. Mereka mengklaim telah terjadi kecurangan di 52.000 TPS di seluruh Indonesia yang melibatkan 21 juta suara.
Pada 22 Juli lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemilu dengan perolehan suara 53,15%. Sementara pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 46,85% suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat
-
Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss
-
Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?
-
Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur
-
Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress
-
Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas
-
Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang