Suara.com - Kepolisian Daerah Jakarta akan menjaga gedung Mahkamah Konstitusi mulai 6 Agustus hingga 21 Agustus 2014. Juru bicara Polda Metro Jaya, Rikwanto mengatakan, penjagaan itu dilakukan menyusul akan dimulainya sidang gugatan sengketa pemli presiden yang diajuka oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Rikwanto mengatakan, jumlah personil yang akan diturunkan yaitu 450 orang. Namun, jumlah itu bisa ditambah apabila terjadi unjuk rasa di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi.
“Semua personil yang diturunkan yaitu sekitar 6 SSK atau 450 personel semuanya berasal dari Polda Metro Jaya. Polisi akan menetapkan penjagaan ketat di dalam gedung MK salah satunya dengan memasang metal detector," kata Rikwanto kepada suara.com melalui sambungan telepon, Minggu (3/8/2014).
Ia menjamin bahwa penjagaan itu tidak akan menganggu lalu lintas di sekitar gedung MK karena jalanan tidak akan ditutup.
Rikwanto meminta para pendukung salah satu pasangan capres-cawapres untuk bertindak dewasa dan menerima apa pun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi.
Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima berkas gugatan pemilu presiden dari capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pasangan nonor urut 1 itu mengklaim telah terjadi pelanggaran di 52 ribu lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS). MK mempunyai batas waktu 14 hari untuk menuntaskan kasus tersebut.
Sidang pertama yang rencananya dilangsungkan 6 Agustus 2014 mengagendakan pemeriksaan pendahuluan terhadap berkas permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan Prabowo-Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga