Suara.com - Wakil Perdana Menteri Australia Warren Truss optimistis pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang bisa ditemukan. Dia juga mengungkapkan, sebuah perusahaan asal Belanda sudah memenangkan tender untuk mencari MH370 di Samudera Hindia.
Dalam operasi pencarian yang diperkirakan berlangsung selama satu tahun itu, Furgo – perusahaan asal Belanda- akan menggunakan dua kapal yang dilengkapi dengan kendaraan bawah laut untuk mencari serpihan MH370 di area seluas 60 ribu km2.
Kapal tersebut bisa mengumpulkan gambar sonar di bawah laut, termasuk video yang memungkinkan untuk dilakukan analisis. Kapal Australia dan Cina sudah melakukan pemetaan di area tersebut sejak April lalu dantelah melakukan survei di 60 persen area itu.
Selama pencarian itu, kata Kepala Komisioner Biro Keselamatan Transportasi Australia Martin Dolan, ada banyak penemuan yang mengejutkan termasuk gunung berapi di bawah laut.
“Kami belum rampung melakukan pemetaan jadi kami masih menemukan banyak hal. Apa yang ditemukan itu menunjukkan bahwa proses pemetaan penting untuk dilakukan,” katanya.
Sementara itu, biaya yang diperlukan untuk melanjutkan pencarian MH370 tergantung berapa lama proses pencarian dilakukan.
“Apabila diperlukan waktu 12 bulan maka biaya yang diperlukan 52 juta dolar Amerika. Namun, apabila bisa ditemukan dalam waktu satu hari maka biaya yang diperlukan tidak akan besar,” lanjutnya. (News)
Berita Terkait
-
Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius
-
Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370
-
10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari
-
Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan
-
Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'