Suara.com - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta sudah menetapkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta, Bambang Tedi sebagai tersangka dalam kasus penipuan jual beli tanah.
Juru bicara Polda DIY, Anny Pudjiastuti mengatakan, tersangka ditahan di kantor Polda DIY setelah polisi menemukan bukti-bukti dalam kasus pidana tersebut.
Menurut dia, perbuatan tersangka yang memalsukan akte tanah telah membuat terlapor yaitu Rico Joy mengalami kerugian Rp11,5 miliar.
Kasus ini berawal dari laporan Rico Joy pada April 2012. Ketika itu dia ditawari tanah seluas 1 hektar oleh tersangka di daerah Wates. Ketika itu, tersangka mengaku bahwa tanah itu milik dia. Pada Juli 2012, tersangka meminta uang muka sebesar 50 juta.
Setelah itu pelapor dan tersangka datang ke notaris untuk membuat surat proses jual beli akta tanah. Setelah dari notaris, tersangka meminta lagi tambahan uang Rp250 juta. Pada 15 Mei 2013, pelapor melunasi proses pembelian itu seharga Rp11,5 miliar. "Namun, pada 21 April 2014, pelapor tidak bisa menguasai tanah tersebut karena ternyata bukan milik tersangka,” kata Anny kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (7/8/2014).
Anny menambahkan, polisi sudah meneriksa 28 orang saksi untuk menyelidiki kasus penipuan ini. Setelah mendapatkan bukti yang cukup, polisi kemudian menahan Bambang Tedi.
Proses penangkapan dan penahanan dilakukan, Rabu (6/8/2014). Saat ini, tersangka dalam kasus penipuan jual tanah hanya mengarah kepada Ketua FPI Yogyakarta tersebut.
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan