Suara.com - Melalui salat Jumat sebagai salah satu media, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara (Malut) menyosialisasikan bahaya ideologi ISIS (Negara Islama Irak dan Suriah) kepada umat Islam di daerah itu.
Dalam kesempatan itu, pengurus MUI Malut, Harun Ginoni, menjadi khatib pada shalat Jumat di Masjid Islah Ternate. Ia mengimbau umat Islam di daerah ini untuk menolak jika ada kelompok tertentu yang mengajak masuk dalam ISIS. Menurutnya, ideologi yang diusung ISIS sangat berbahaya.
Bahaya ideologi ISIS di antaranya dapat memecah keutuhan umat Islam. Hal itu karena ideologi yang merupakan bagian dari organisasi Al Qaidah ini mengajarkan radikalisme. Ia mencontohkan, peperangan dengan siapa pun yang tidak sejalan dengan ideologi mereka.
Umat Islam di Malut, kata Harun Ginoni, jangan terkecoh dengan simbol-simbol Islam yang ditampilkan ISIS. Ia mengatakan, bahaya lainnya organisasi ISIS dilihat dari kepentingan berbangsa dan bernegara adalah dapat merusak kesatuan Negari RI.
Ideologi ISIS juga sangat membahayakan kelestarian nilai-nilai sosial budaya bangsa Indonesia, lanjut Harun, ideologi itu menentang kegiatan adat istiadat, tahlilan dan ziarah kubur yang selama ini merupakan nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!