Suara.com - Melalui salat Jumat sebagai salah satu media, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara (Malut) menyosialisasikan bahaya ideologi ISIS (Negara Islama Irak dan Suriah) kepada umat Islam di daerah itu.
Dalam kesempatan itu, pengurus MUI Malut, Harun Ginoni, menjadi khatib pada shalat Jumat di Masjid Islah Ternate. Ia mengimbau umat Islam di daerah ini untuk menolak jika ada kelompok tertentu yang mengajak masuk dalam ISIS. Menurutnya, ideologi yang diusung ISIS sangat berbahaya.
Bahaya ideologi ISIS di antaranya dapat memecah keutuhan umat Islam. Hal itu karena ideologi yang merupakan bagian dari organisasi Al Qaidah ini mengajarkan radikalisme. Ia mencontohkan, peperangan dengan siapa pun yang tidak sejalan dengan ideologi mereka.
Umat Islam di Malut, kata Harun Ginoni, jangan terkecoh dengan simbol-simbol Islam yang ditampilkan ISIS. Ia mengatakan, bahaya lainnya organisasi ISIS dilihat dari kepentingan berbangsa dan bernegara adalah dapat merusak kesatuan Negari RI.
Ideologi ISIS juga sangat membahayakan kelestarian nilai-nilai sosial budaya bangsa Indonesia, lanjut Harun, ideologi itu menentang kegiatan adat istiadat, tahlilan dan ziarah kubur yang selama ini merupakan nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial budaya masyarakat Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi