Suara.com - Usai periode jeda tengah musim balap MotoGP tahun ini, sejumlah pebalap sudah menyatakan tak sabar untuk kembali berpacu di lintasan. Selain dari dua tim utama yang mendominasi, Repsol Honda dan Movistar Yamaha, dua pebalap dari tim Monster Yamaha Tech3, Pol Espargaro dan Bradley Smith, pun tak ketinggalan menyatakan kesiapannya.
Jelang digelarnya balapan seri ke-10 di Sirkuit Indianapolis, Amerika Serikat (AS), akhir pekan ini, Espargaro khususnya, menyatakan bertekad terus meningkatkan pencapaian yang sudah diraihnya sejauh ini. Sementara Smith pun tak kalah antusiasnya, terutama demi meraih hasil yang lebih baik ketimbang paruh pertama balapan lalu.
"Dengan tuntasnya paruh pertama balapan musim ini, kami punya waktu untuk menganalisa bagaimana performaku sejauh ini. Kini, usai istirahat musim panas, saya sudah tak sabar untuk kembali ke lintasan, demi meraih hasil lebih baik lagi," ungkap Espargaro.
"Penampilanku sepanjang 9 balapan awal secara umum positif, meski keberuntungan tidak berada di pihak kami terutama di beberapa balapan terakhir. Saya harap kami bisa menunjukkan potensi sebenarnya di Indianapolis, dengan mampu berada lebih di depan, karena saya tahu saya bisa melakukannya," sambung pebalap yang baru menjalani musim perdananya di MotoGP tersebut.
"Setelah liburan musim panas yang menyenangkan di mana saya bisa benar-benar memulihkan kondisi, saya siap untuk beraksi lagi akhir pekan ini di Indy. Saya punya motivasi kuat untuk meraih hasil bagus bagi diriku sendiri, begitu juga bagi tim kami, demi mengejar target di balapan musim ini," ujar Smith pula.
"Bisa dipahami bahwa sejauh ini situasinya cukup rumit bagiku di musim ini. Tapi kini, cedera jariku sudah sembuh, dan saya sangat termotivasi untuk mencoba yang terbaik demi meraih target finish lima besar akhir pekan ini, sesuatu yang sebenarnya menjadi targetku di tiap balapan," tambahnya.
Espargaro yang berasal dari Spanyol, sejauh ini duduk di posisi ke-7 klasemen sementara MotoGP 2014 dengan capaian poin 67. Sementara itu rekannya Smith yang berasal dari Inggris, menduduki peringkat ke-11 dengan raihan 48 poin. [MotoGP.com]
Berita Terkait
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat