Suara.com - Militer AS pada Sabtu (9/8/2014) terus melancarkan serangan udara terhadap pasukan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) di Irak.
Hal itu diungkapkan oleh Departemen Luar Negeri AS melalui akun resmi mereka di Twiter. Ini menandai babak ketiga dalam serangan udara terhadap ISIL oleh militer AS sejak mereka diberi wewenang oleh Presiden Barack Obama dua hari lalu.
Menurut Pusat Komando Amerika Serikat (AS), serangan pertama dilancarkan oleh pesawat tempur AS dan pesawat yang dikemudikan dari jauh sekitar pukul 11.20 waktu AS.
Kemudian, mereka menghancurkan satu kendaraan lapis baja pengangkut personel (APC) milik ISIL yang menembaki warga Yazidi, yang terjebak di Gunung Sinjar.
Dua-puluh menit kemudian, pesawat tempur AS kembali melancarkan dua serangan lagi yang menghancurkan dua APC milik ISIL dan satu truk yang dilengkapi senjata.
Lalu, sekitar pukul 15.00 waktu setempat, pesawat Amerika menghancurkan satu lagi APC di daerah Sinjar dalam serangan keempat.
Pesawat tempur AS juga membom beberapa anggota ISIL dalam dua serangan dekat Kota Arbil, Irak Utara, pada Jumat (8/8/2014).
Sebelumnya, Obama mengatakan serangan ke Irak dapat dilanjutkan selama beberapa waktu kde depan. Ia tidak menyebutkan sampai kapan Amerika akan terus menyerang ISIL.
"Saya kira kita takkan menyelesaikan masalah ini dalam beberapa pekan,” ujarnya.
Ia memperingatkan operasi baru untuk mewujudkan keamanan di Irak memerlukan perubahan politik dan militer dan "akan menjadi proyek jangka panjang".
Namun ia menjelaskan bahwa pemerintahnya takkan mengirim pasukan darat kembali ke Irak. (Xinhua/Antara)
Tag
Berita Terkait
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama
-
Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!
-
Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!