Suara.com - Di sela-sela ajang MotoGP di Indianapolis akhir pekan lalu, sebenarnya juga berlangsung sebuah peristiwa "haru", yaitu momen balapan resmi terakhir Colin Edwards bersama tim NGM Forward Racing. Dengan kata lain, Edwards tak akan membalap lagi bersama tim itu, digantikan oleh Alex de Angelis yang ditunjuk timnya, mulai dari Brno akhir pekan ini hingga usai musim 2014.
Namun, dikenal terutama sebagai Juara Dunia Superbike tahun 2000 dan 2002, Edwards yang juga adalah sosok protagonis di MotoGP, bukan sama sekali keluar dari lingkungan balap motor tersebut. Pihak NGM Forward bahkan sudah memastikan dia masih akan aktif di tim itu, baik dalam pengembangan mesin mereka, maupun sesekali tampil sebagai wild card.
"Saya ingin berterima kasih kepada Colin Edwards atas semua yang sudah dilakukannya pada tim kami. Petualangan kami di MotoGP telah dimulai berkat dia," ungkap pemilik tim Forward Racing, Giovanni Cuzari, mengomentari sosok pebalap asal Amerika Serikat (AS) berusia 40 tahun itu.
"Adalah berkat pengalamannya pula, tahun lalu kami memilih paket terbaik di grid untuk membalap bersama di kategori Terbuka. Kontribusinya sangat krusial dan kini kami memiliki 8 kemenangan dari 10 balapan. Kita masih akan melihat Colin lagi tahun ini sebagai wild card, dan dia akan selalu jadi bagian dari keluarga Forward Racing. Saya ingin berterima kasih lagi pada Colin. Dia adalah pebalap luar biasa dan seorang lelaki hebat," sambungnya.
Sementara itu, Edwards pun berkomentar serupa, mengungkapkan kebahagiaannya berada dalam keluarga besar tim itu. Dia pun segera menatap ke depan, terutama terkait agenda karier dan kehidupannya berikutnya.
"Akhir pekan yang luar biasa di sini di Indy, dengan banyaknya dukungan dari keluarga, teman-teman dan tim kami. Saya belum 100 persen yakin soal berapa balapan lagi saya akan tampil hingga akhir musim, tapi pastinya saya akan ada di Silverstone, baik itu untuk membalap atau tidak. Saya punya banyak dukungan di sana dan tak ingin kehilangan kesempatan itu," ujarnya.
"Saat ini saya sudah memkirkan masa depanku, kemungkinan-kemungkinan berbeda. Saya merasa senang, dan siap melanjutkan bagian kedua dari hidupku," tambahnya pula. [MotoGP.com]
Berita Terkait
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
MotoGP 2026 Segera Dimulai! Ini Daftar Tim dan Pembalap yang akan Tampil
-
Yamaha Hentikan Tes Sepang Usai Insiden Jatuh Fabio Quartararo
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Sudah Bocor! Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berdasarkan Hasil Hisab Kemenag
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG