Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan tidak berkeinginan menjadi menteri, meski namanya kini disebut-sebut sebagai unggulan pengisi kabinet mendatang.
"Saya ingin berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas-tugas di KPK sampai akhir masa jabatan tahun 2015, karena masih banyak yang harus dikerjakan untuk bangsa ini," katanya di Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengagh, Kamis.
Masih banyak orang Indonesia yang pantas menjadi menteri dalam kabinet baru, katanya pada sela-sela Seminar Nasional Sinergisitas KPK, Birokrasi dan Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan Pemerintahan Bebas dari Korupsi di kampus tersebut.
"Jangan saya yang diminta jadi menteri, karena yang lain juga masih banyak," kata Abraham, didampingi Rektor UNS Ravik Karsidi.
Abraham berujar, kalau dirinya menjadi menteri, siapa nanti yang menangkap presiden, menteri atau pejabat lain yang menyeleweng? "Ya, untuk sekali lagi, silakan (yang jadi menteri) orang lain (saja)," katanya.
Sebelumnya, nama Abraham Samad muncul sebagai salah satu calon menteri di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ini bukan kali pertama nama Ketua KPK tersebut dijadokan untuk masuk dalam birokrasi. Sebelum pemilu presiden digelar, Abrhama Samad sempat dijagokan untuk menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual