Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mempercepat waktu liburannya di Martha's Vineyard dan kembali ke Gedung Putih, Minggu (17/8/2014) malam atau Senin pagi WIB. Hari ini, Obama dijadwalkan akan mengadakan rapat terkait operasi militer di Irak dan juga kerusuhan rasial di Ferguson, Missouri.
Senin pagi waktu setempat, Obama akan rapat bersama Wapres Joe Bidden dengan Dewan Keamanan Nasional membahas perkembangan terakhir di Irak. Sedangkan pada Senin sore, Obama akan menerima penjelasan dari Jaksa Agung Eric Holder tentang kasus penembakan yang dilakukan polisi terhadap warga kulit hitam di Ferguson, Missouri.
Obama seharusnya menjalani liburan di Martha’s Vineyard hingga Selasa (19/8/2014). Kepulangan Obama dari liburan lebih cepat dari jadwal menimbulkan spekulasi. Beredar kabar Obama akan segera mengeluarkan keputusan terkait kebijakan di sektor imigrasi.
“Saya bisa pastikan kepada anda bahwa tidak akan ada pengumuman besar terkait masalah imigrasi ketika Presiden berada di Washington,” kata Eric.
Kasus penembakan warga kulit hitam di Ferguson, Missouri oleh polisi setempat telah memicu aksi unjuk rasa dalam sepekan terakhir. Warga memprotes tindakan polisi yang menembak Michael Williams (18 tahun) yang tidak memegang senjata.
Kota yang sebagai besar penduduknya adalah warga kulit hitam tersebut menilai polisi melakukan tindakan diskriminatif. Aksi penembakan itu membuat warga melakukan aksi protes dan turun ke jalan. Warga sempat melemparkan bom Molotov ke arah polisi yang berusaha membubarkan massa. (USAToday/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026