Suara.com - Polda Banten mewaspadai perkembangan gerakan "Islamic State of Iraq and Syria" atau ISIS, terutama dua daerah, yakni Pandeglang dan Lebak.
Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkaranin di Serang, Senin (18/8/2014), mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap akitvitas orang-orang yang diduga sebagai anggota ISIS di Pandeglang dan Lebak.
Sebab, berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi yang dilakukan jajarannya, ada orang-orang yang diduga sebagai anggota ISIS di dua daerah tersebut.
"Ini terus berkembang, laporan terakhir yang kami terima ada sekitar 65 orang. Kami belum bisa melakukan tindakan apapun, karena ini kaitannya dengan paham. Kalau ada tindakan pelanggaran hukum, tentu kami juga akan bertindak," kata Kapolda Banten usai halalbihalal bersama seribuan lebih ulama, kiai dan para santri di Mesjid Al-Bantani di Serang.
Ia mengatakan, untuk mengantisipasi terus berkembangnya paham dan ajaran ISIS tersebut di Banten, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama kalangan ulama untuk memberikan pemahaman tentang ajaran agama Islam yang benar untuk menangkal paham tersebut.
"Ini bagian dari implementasi upaya kami mengajak semua elemen masyarakat untuk mengantisipasi perkembangan ISIS. Ini awal kegiatan kami, nanti disampaikan ke ponpes yang ada di Banten," kata Kapolda.
Menurutnya, pihaknya tidak hanya bergerak di atas, tapi juga melalui babinkamtibmas dan babinsa bersama tokoh ulama akan turun ke bawah atau ke masyarakat.
Ia mengatakan, untuk mencegah masuknya paham tersebut harus dilakukan melalui pencerahan dan pendidikan keagamaan yang benar kepada masyarakat. Sebab, paham ini tidak bisa ditindak secara hukum kecuali dengan edukatif dan pencerahan terkait ajaran Islam yang "rahmatan lil alamin".
"Apabila ada hal-hal yang bertentangan dengan hukum akan kami tindak, tapi paham tidak bisa ditindak sembarangan, sama dengan terorisme," katanya.
Sementara itu Ketua MUI Banten KH AM Romly mengatakan untuk mengantisipasi berkembangnya ISIS di Banten pihaknya sudah bertemu ormas-ormas Islam, untuk menyampaikan bahwa ajaran dan paham ISIS bertentangan dengan Islam. Pihaknya juga bersama ormas Islam dan tokoh masyarakat Banten sudah menyampaikan pernyataan sikap menolak ISIS.
"Kami akan terus berupaya memberikan pencerahan mengenai ajaran Islam yang benar, berdiskusi dan menyampaikan melalui 'pintu-pintu' khutbah Jumat, majelis taklim dan pesantren-pesantren melalui Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP)," kata Romly.
Ribuan masyarakat Banten yang terdiri dari para ulama, kyai dan pimpinan pondok pesantren serta para santri, menghadiri acara silaturahmi ulama dan umara (pemerintah) di Mesjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Serang, Senin.
Silaturahmi ulama dan umara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama denga Polda Banten dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno, Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkarnain, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, Bupati Serang Taufik Nuriman, serta unsur perwakilan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), MUI dan pejabat Provinsi Banten.
Dalam silaturahmi ulama dan umara di Provinsi Banten tersebut, diisi dengan tausiyah oleh Habib Soleh Al-Jupri, salah seorang pengasuh pondok pesantren di Solo. (Antara)
Berita Terkait
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang KRL per Hari
-
Mudik Gratis 2026 Banten Dibuka saat Ramadan: Ini Jadwal, Syarat, dan Rutenya
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya