Suara.com - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan dan Badan Nasional Narkotika (BNN) kembali menemukan ganja di Kampus Universitas Nasional (Unas).
"Kita lakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Hando Wibowo di Jakarta Selasa (19/8/2014).
Petugas gabungan Polres Metro Jakarta Selatan dan BNN mengerahkan dua tim yang menyisir Kampus Unas untuk mencari barang bukti narkoba.
Tim pertama menyusuri Gedung Serba Guna sedangkan tim kedua fokus menyisir Gedung Blok 3 Kampus Unas.
Tim pertama menemukan daun ganja yang disimpan di dalam tas warna hitam di Gudang Perpustakaan Gedung Serba Guna.
Petugas tim pertama juga menemukan alat hisap shabu (bong) dan timbangan digital.
Sementara itu tim kedua menemukan beberapa gram ganja dan alat kontrasepsi (kondom) di dekat ruangan Akademika Pariwisata Unas dan timbangan di dekat pohon bambu.
Selain itu, petugas menemukan ganja di dekat Studio Krem Blok 4 Unas yang menjadi tempat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua