Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan menyerang warga negara Amerika Serikat "di manapun" jika serangan militer negara Abang Sam itu mengenai anggota mereka.
Ancaman itu disampaikan lewat sebuah video. Pada video itu tampak foto seorang warga Amerika yang dipenggal selama okupasi AS ke Irak dan sejumlah foto para korban penembak jitu. Di video itu, ada penyataan yang membuat bulu kuduk meremang.
"Kami akan menenggelamkan kalian semua dalam darah," demikian bunyi pernyataan yang ditulis dalam bahasa Inggris itu.
Ancaman itu bisa jadi merupakan buntut dari serangan udara Amerika Serikat ke sejumlah kantung artileri ISIS di sebagian kawasan Irak yang direbut kelompok bersenjata itu. Serangan udara itu membantu pejuang Kurdi Peshmerga untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai ISIS.
Baru-baru ini, pergerakan ISIS memaksa puluhan ribu anggota kelompok minoritas Yazidi dan warga Kristiani angkat kaki dari tempat tinggal mereka. Meski merupakan pecahan organisasi teroris al-Qaeda, target ISIS agak berbeda.
Mereka tidak menyasar target-target negara-negara Barat. Sebaliknya, mereka hanya terfokus untuk menguasai Irak dan Suriah untuk mendirikan kekalifahan yang mereka cita-citakan.
Presiden AS Barack Obama, dalam sebuah konferensi pers hari Senin (18/8/2014) mengatakan ISIS adalah ancaman bagi Irak dan negara-negara di sekitarnya. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara