Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sempat meminta tebusan 100 juta dolar atau lebih dari Rp1 triliun kepada pemerintah Amerika Serikat untuk pembebasan tawanan James Foley.
Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi. Kemarin, ISIS menyebar video yang berisi pemenggalan kepala James Foley, wartawan Amerika Serikat yang disandera kelompok militan tersebut.
Informasi yang beredar menyebutkan, ISIS memutuskan untuk membunuh Foley karena yang bersangkut pernah berusaha untuk melarikan diri.
Upaya Foley untuk lari dari kelompok penyanderanya itu disampaikan oleh Nicholas Henin, yang juga sempat disandera oleh kelompok ISIS.
“James dihukum karena upayanya untuk melarikan diri, namun dia tidak punya kesempatan untuk melaksanakan niatnya tersebut,” kata Henin.
Henin sempat disandera kelompok ISIS pada 2013 dan menjadi tawanan selama 10 bulan. Dia dibebaskan pada April lalu. Jurnalis Prancis itu menolak untuk merinci bentuk-bentuk hukuman yang sering diberikan kelompok ISIS kepada sandera mereka. (News)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut