Suara.com - Tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahendradatta, berharap kepada hakim Mahkamah Konstitusi dapat mempertimbangkan gugatan terkait pembukaan kotak suara yang dilakukan oleh KPU.
"Masih ada kesempatan untuk didengarkan oleh Mahkamah Konstitusi, terkait pembukaan kotak suara itu," kata Mahendradatta usai menghadiri sidang DKPP di Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).
Mahendradatta optimistis karena dalam sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tadi siang diputuskan bahwa KPU bersalah dalam pembukaan kotak suara dan komisioner KPU pun diberi sanksi peringatan.
Mahendradatta mengatakan hampir sebagian besar pembukaan kotak suara dilakukan sebelum tanggal 8 Agustus 2014 atau sebelum MK memutuskan boleh membuka kotak suara.
"Selanjutnya, kita akan mendalilkan laporan pidana ke Mabes Polri, dan juga MA (Mahkamah Agung)" ujar Mahendradatta.
"Cuma yang pasti kita akan memperkuat bukti-bukti yang diperoleh yakni pembukaan kotak suara, yang dilakukan sebelum tanggal 8," Mahendradatta menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris