Suara.com - Eksekutor yang memenggal kepala jurnalis Amerika Steven Sotloff mengancam akan terus mencari warga Amerika untuk dipenggal selama Amerika terus melakukan pemboman di wilayah utara Irak yang dikuasai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang belakangan berubah nama menjadi Negara Islam (IS)
Ancaman ini disampaikan sebelum eksekutor, yang menggunakan topeng hitam, memenggal kepala Steven, seperti dalam video yang dirilis SITE, Selasa (2/9/20140) waktu setempat.
“Saya kembali obama. Saya kembali karena kebijakan luar negeri anda yang arogan menyerang IS. Karena anda tetap melanjutkan pemboman dan mengesampingkan peringatan serius kami,” seru sang eksekutor dengan menggunakan bahasa Inggris sangat fasih.
“Obama anda harus membayarnya, karena aksi anda mengorbankan warga Amerika. Jadi kalau misil anda tetap menyerang orang-orang kami, pisau kami akan terus memenggal leher warga anda,” ancamnya lagi.
Setelah rekaman pemenggalan yang sengaja telah diedit oleh sejumlah media internasional, si eksekutor tampil kembali, kali ini dengan memperlihatkan sandera Inggris, yang diidentifikasi sebagai David Haines.
David juga mengunakan kaus panjang berwarna jingga seperti Steven dan James Foley, keduanya jurnalis Amerika, yang sudah dieksekusi terlebih dahulu.
Dia menyerukan agar semua sekutu Amerika agar mundur dari wilayah ISIS atau akan ada eksekusi selanjutnya. (Reuters/News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan