Suara.com - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan Musliar Kasim, mengatakan dirinya akan menjadi petani jika tak lagi menjabat sebagai wakil menteri.
"Saya akan jadi petani. Membantu Bupati Kepulauan Mentawai yang mempunyai program mencetak 100 hektare sawah baru," ujar Musliar di Padang, Senin (8/9/2014).
Saat ini Musliar juga tercatat sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Andalas, yang bidang keahliannya pada System of Rice Intensification (SRI).
"Padi itu cocok di sana, karena tak memerlukan banyak air," tambah dia.
Musliar mengaku tidak asing dengan Mentawai, karena pernah ditempatkan universitasnya di sana pada 1993. Mantan Rektor Universitas Andalas itu juga akan kembali ke kampusnya menjadi dosen.
"Bagaimana pun, Unand yang membesarkan saya hingga bisa seperti sekarang ini," lanjut dia.
Musliar Kasim lahir di Padang Ganting, 29 April 1958. Ia merupakan anak pengusaha otobus, Kasim. Musliar lulusan Universitas Andalas, Padang, tahun 1983. Ia juga merupakan alumnus Pascasarjana University of The Philippines, Los Banos Fakultas Pertanian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat