Suara.com - Pool penampungan mobil di Rawa Buaya, Jakarta Barat, siap menampung ratusan kendaraan yang terjaring razia parkir liar.
"Tempatnya di sini sangat luas sekitar tujuh hektar, ini baru terpakai sekitar tiga hektar jadi kami siap tampung hingga ratusan mobil," kata Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Imam Slamet di Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Menurutnya, lahan yang baru terpakai tiga hektar itu juga ada Terminal Rawa Buaya. Namun, Ia mengatakan masih banyak lahan kosong yang masih bisa digunakan untuk menampung berbagai kendaraan.
"Ini di sebelah barat kantor petugas Dishub Jakarta Barat masih kosong sekitar empat hektar jadi bisa dimanfaatkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, tempat penampungan mobil di Rawa Buaya telah menampung mobil yang terkena derek dari berbagai wilayah di Jakarta.
"Di sini kami menampung dari wilayah Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan, mungkin karena tempatnya juga luas jadi dibawa ke sini," katanya.
Ia memaparkan, dari kemarin (8/9/2014) hingga siang hari ini mobil yang ditampung berasal dari daerah Kalibata (Jakarta Selatan), Stasiun Beos (Jakarta Barat), Jalan Gadjah Mada (Jakarta Pusat), Jalan KH. Mas Mansyur (Jakarta Pusat), di sekitar Thamrin City (Jakarta Pusat), dan Jatinegara (Jakarta Timur).
Menurut dia, pihaknya juga akan memperluas wilayah penertiban parkir liar di wilayah Jakarta Barat selain di Beos.
"Rencananya akan ada penertiban parkir liar lainnya di Cengkareng, Kembangan, Grogol, dan Tomang," kata Imam. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026
-
Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital
-
Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC