Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar rapat pengurus harian di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Jakarta, Selasa malam (9/9/2014), untuk membahas rencana pelaksanaan muktamar partai.
"Agendanya rapat pembahasan hasil pilpres dan arah koalisi, ada juga untuk persiapan Muktamar. Kita belum tahu kapan dan di mana. Nanti akan dibahas," kata Wakil Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, di Kantor DPP PPP, Jakarta.
Dia mengatakan, pertemuan itu juga akan mengevaluasi hasil pemilu legislatif, dan pilpres serta perkembangan politik terkini.
"Kita lihat apa yang berkembang, misalnya hasil pemilu legislatif baik di tingkat provinsi, dan tingkat kabupaten/kota seperti apa. Mungkin juga dibahas soal wacana pilkada langsung oleh rakyat atau melalui DPRD," kata dia.
Ketika ditanya apakah rapat ini sinyal dari PPP untuk keluar dari Koalisi Merah Putih, Suharso tidak menjawab dengan jelas.
"Itu belum tahu. Nanti ada hasilnya kalau sudah rapat," ujar dia.
Rapat itu diketahui dihadiri oleh Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir