Suara.com - Belasan pasukan perdamaian asal Fiji akhirnya dibebaskan oleh kelompok Nusra Front yang terkait dengan Al-Qaeda. Penjaga perdamaian tersebut dijadikan sandera dua minggu lalu ketika kelompok Nusra Front menyerang mereka di wilayah antara Suriah dan Israel.
“Kami membuka daerah perbatasan dan mereka masuk,”kata juru bicara tentara Israel, tanpa menyebutkan jumlah sandera yang dibebaskan itu.
Salah satu saksi mata mengungkapkan, setelah pasukan perdamaian itu memasuki wilayah Israel, mereka langsung dibawa dengan menggunakan bus PBB.
Kelompok Nusra sempat mengungkapkan bahwa pasukan perdamaian itu ditangkap karena berusaha membantu tentara yang loyal kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad. Tidak lama kemudian, kelompok itu meminta nama mereka dicabut dari daftar kelompok teroris oleh negara Barat.
Belum diketahui apakah permintaan kelompok itu dipenuhi. Kelompok Nusra mengunggah video di Twitter dan YouTube pada Rabu lalu yang memperlihatkan para sandera.
“Kami semua sehat dan masih hidup dan kami berterima kasih kepada Jabhat al-Nusra karena tetap menjaga kami. Kami ingin memastikan kepada anda semua bahwa kami tidak disakiti,” kata salah satu sandera tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba