Suara.com - Belasan pasukan perdamaian asal Fiji akhirnya dibebaskan oleh kelompok Nusra Front yang terkait dengan Al-Qaeda. Penjaga perdamaian tersebut dijadikan sandera dua minggu lalu ketika kelompok Nusra Front menyerang mereka di wilayah antara Suriah dan Israel.
“Kami membuka daerah perbatasan dan mereka masuk,”kata juru bicara tentara Israel, tanpa menyebutkan jumlah sandera yang dibebaskan itu.
Salah satu saksi mata mengungkapkan, setelah pasukan perdamaian itu memasuki wilayah Israel, mereka langsung dibawa dengan menggunakan bus PBB.
Kelompok Nusra sempat mengungkapkan bahwa pasukan perdamaian itu ditangkap karena berusaha membantu tentara yang loyal kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad. Tidak lama kemudian, kelompok itu meminta nama mereka dicabut dari daftar kelompok teroris oleh negara Barat.
Belum diketahui apakah permintaan kelompok itu dipenuhi. Kelompok Nusra mengunggah video di Twitter dan YouTube pada Rabu lalu yang memperlihatkan para sandera.
“Kami semua sehat dan masih hidup dan kami berterima kasih kepada Jabhat al-Nusra karena tetap menjaga kami. Kami ingin memastikan kepada anda semua bahwa kami tidak disakiti,” kata salah satu sandera tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Peringatan Keras untuk Pemerintah! MBG Bisa Sia-sia Jika Anak Masih Dikepung Makanan Tak Sehat
-
Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal