Suara.com - Kepolisian Resor Siak, Riau, menggagalkan transaksi sabu-sabu di depan kompleks kuburan warga keturunan Tionghoa, di Jalan Sultan Syarif Kasim Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
"Dalam kasus ini, anggota juga berhasil mengamankan beberapa orang tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo melalui pesan elektronik di Pekanbaru, Jumat (12/9/2014).
Ia mengatakan, kronologi pengungkapan dan penangkapan tersangka, berawal ketika aparat mendapatkan informasi akan ada transaksi narkoba di kawasan kompleks pemakaman itu.
Pada Selasa (9/9/2014), sekitar pukul 19.45 WIB, kata dia, tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Siak langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian.
Beberapa waktu kemudian, kata dia, anggota melakukan pengeledahan dan penangkapan terhadap tersangka berinisial R.
"Tersangka pertama itu diamankan sekaligus dengan barang bukti narkotika berupa dua paket kecil sabu-sabu senilai Rp250 ribu," katanya.
Aparat, kata dia, selanjutnya melakukan pengembangan hingga akhirnya didapat nama pelaku lainnya.
Dari informasi hasil pengembangan itu, kata dia, dilakukan penangkapan kembali terhadap tersangka H serta barang bukti sabu-sabu sebanyak delapan paket kecil yang diletakkan di lantai rumah tersangka di Jalan Suak, Siak.
Hasil pengembangan lagi, kata Guntur, aparat kembali mengamankan tersangka AA di Jalan Sultan Ismail, Siak.
"Saat ini ketiga tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan ke Polres Siak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian