Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) siap menjadi fasilitator untuk mendinginkan polemik mundurnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Kemunduran Ahok ini buntut dari penolakannya terhadap Revisi Undang-undang (RUU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan mekanisme dipilih DPRD.
"Ya nanti dingin, nanti tak (saya) dinginkan," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta, Jumat (12/9/2014).
Menurutnya, situasi saat ini akan segera cair dalam waktu beberapa pekan mendatang.
"Ya memang ini masih panas. Tapi nanti minggu depan sudah dingin," kata Jokowi.
Jokowi menambahkan, situasi seperti ini mulai memanas hubungan antara Ahok dengan sejumlah kader Partai Gerindra dan Anggota DPRD DKI Jakarta, hanyalah karena masalah komunikasi politik yang tidak lancar.
Menurutnya, memang ada sejumlah pihak yang sengaja memanas-manasi suasana sehingga ketegangan semakin berlarut.
"Iya lah, Ini masalah komunikasi politik saja, ya semuanya harus dalam posisi dingin lah. Jangan saling memanas-manasi," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru