Suara.com - Wakil Sekjen DPP PKB Daniel Johan mengatakan pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo harus membangun desa untuk mewujudkan kedaulatan pangan.
"PKB yang memiliki konstituen terbesar di wilayah perdesaaan merekomendasikan Jokowi-JK serius membangun sektor pertanian. Hal ini merupakan satu-satunya cara untuk mewujudkan kedaulatan pangan," kata Daniel Johan, Sabtu (13/9/2014).
Menurut dia, basis ketahanan pangan ada di desa. Konsekuensinya, lanjut dia, pemerintahan mendatang harus berani mengalokasikan anggaran lebih besar ke sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur desa.
"APBN harus ditingkatkan, itu konsekuensinya," kata anggota DPR terpilih dari Dapil Kalbar itu.
Dia mengutip pernyataan pakar pertanian dari IPB, Arief Daryanto, bahwa anggaran untuk sektor pertanian saat ini terlalu kecil yakni sebesar Rp15,82 triliun atau sekitar 4 persen dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015.
Kondisi itu cukup mengecewakan karena politik anggaran dalam APBN untuk pertanian kurang dari lima persen.
Semestinya, Indonesia bercermin dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat yang anggaran untuk sektor pertaniannya mencapai 20 sampai 40 persen dari APBN.
Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih menambahkan, untuk mewujudkan sektor pertanian yang mandiri di Indonesia, perlu langkah-langkah taktis yang harus ditempuh pemerintahan baru di bawah komando Jokowi-JK.
SPI, kata dia, sudah merumuskan dalam usulan program sesuai visi misi Jokowi di bidang pertanian untuk dijalankan dalam lima tahun ke depan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan