Suara.com - Lelaki asal Texas yang ditangkap pada hari Jumat (21/9/2014) karena menerobos Gedung Putih ternyata membawa sebilah pisau. Lelaki bernama Omar Gonzalez, (42), itu memanjat pagar dan berupaya masuk ke dalam rumah orang nomor satu di Amerika Serikat (AS) itu.
Sebelumnya, Dinas Rahasia AS mengatakan bahwa Omar tidak membawa senjata. Omar dijerat dengan pasal penerobosan gedung atau pekarangan terlarang sambil "membawa senjata berbahaya", demikian disampaikan dalam surat perkara yang dikeluarkan Kantor Pengadilan AS hari Sabtu (20/9/2014).
Jika terbukti bersalah, Omar akan dihukum penjara hingga 10 tahun. Dalam surat perkara yang ditandatangani Daniel Hochman, petugas Dinas Rahasia yang bertugas saat insiden terjadi, Omar disebutkan membawa sebilah pisau lipat dengan mata pisau sepanjang 8 sentimeter.
Dikatakan pula, Omar menembus pagar bagian utara dan masuk ke dalam bangunan rumah Gedung Putih. Kepada petugas yang menangkapnya, Omar menyampaikan hal yang terdengar ganjil.
"Setelah dia ditangkap, Omar Gonzales mengatakan kepada Agen Dinas Rahasia AS Lee Smart bahwa dia khawatir atmosfer runtuh dan (dia) perlu menyampaikan informasinya kepada Presiden AS sehingga dia bisa mengumumkannya kepada orang-orang," bunyi sebuah keterangan dalam surat perkara itu.
Insiden yang terbilang paling signifikan sejak Obama menjabat sebagai presiden itu memunculkan pertanyaan soal bagaimana prosedur pengamanan Gedung Putih. Menyusul insiden itu, Gedung Putih meningkatkan pengamanan di sekitar kompleks Gedung Putih.
Saat insiden terjadi, tepatnya pada Jumat (19/9/2014), Obama dan anak-anaknya tidak sedang di kediaman tersebut. Mereka sudah berangkat ke rumah peristirahatan Presiden di Camp David. Sementara itu, Ibu Negara Michelle Obama sedang bepergian ke Maryland. (Reuters)
Berita Terkait
-
Ulasan Novel The First Gentleman: Saat Suami Presiden Jadi Sorotan Politik dan Dilema Pribadi
-
Gedung Putih Umumkan Data Pribadi Warga Indonesia 'Diobral' ke AS, Kenapa Pemerintah Gagap Menjawab?
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Gedung Putih Unggah Meme Trump Pakai Jubah Superman, Tuai Kritik Netizen
-
Konflik Iran-Israel Memanas: Trump Kehilangan Kesabaran, Ada Apa Sebenarnya?
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
DLH DKI Jakarta Angkut 91 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru
-
Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara
-
Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Malam Tahun Baru Memanas, Tawuran Remaja Nyaris Meletus di Flyover Klender
-
Agar Negara Tak Dicap Merestui Pembungkaman Kritik, Teror ke DJ Donny dan Aktivis Lain Harus Diusut
-
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Kemdiktisaintek Rilis Aturan Baru No 52 2025, Jamin Gaji Dosen Non-ASN
-
Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh