Suara.com - Sebanyak 130 mobil diderek petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ke tempat penyimpanan mobil milik Dishub selama 10 hari operasi parkir liar.
"Dari total tersebut, baru 123 mobil yang diambil pemiliknya, tujuh mobil lainnya masih belum diambil," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub DKI Jakarta Syafrin Lupito di Jakarta, Senin (22/9/2014).
Ia menjelaskan selama 10 hari operasi tersebut pihaknya telah menjaring sebanyak 2.446 kendaraan, baik mobil maupun motor.
"Ada 582 kendaraan yang ditilang oleh Dishub dan 288 lainnya ditilang oleh polisi," katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan operasi cabut pentil terhadap mobil dan motor.
"Rinciannya 431 mobil dan 1.015 motor yang terkena operasi cabut pentil, jadi total dari operasi tilang dan operasi cabut pentil ada 2.446 kendaraan," kata Syafrin.
Sejak Senin (8/9), Dishub DKI Jakarta menerapkan denda maksimal sebesar Rp500 ribu untuk kendaraan yang memakir secara sembarangan.
Denda maksimal ini sesuai dengan Perda No. 5 tahun 2012 tentang perpakiran dan nantinya kendaraan yang parkir liar akan diderek petugas dan dibawa ke tempat penampungan.
Untuk menampung kendaraan yang terkena razia, Dishub DKI Jakarta telah menyediakan tiga tempat penampungan yang berada di Rawa Buaya (Jakarta Barat), Pulo Gebang (Jakarta Timur), dan Tanah Merdeka (Jakarta Utara). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT