Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya masih serius menginginkan jika menteri di kabinetnya harus menanggalkan jabatannya di partai politik mana pun.
Namun, Jokowi menyadari pula, dirinya belum melakukan pertemuan dengan para ketua umum partai pengusungnya. Tapi dia membantah, sulitnya pertemuan dengan para ketua umum partai pengusung ini lantaran masalah komunikasi.
"Nggak (ada masalah komunikasi). Tapi kalau sekarang diundang, ada satu yang nggak hadir, percuma dong. Kalau ketemu satu-satu, dua-dua, ya sering. Yang barengan yang sulit," tutur Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (22/9/2014).
Dengan bertemunya seluruh partai pendukung, menurut Jokowi pula, diharapkan ada kepercayaan yang sama dan memiliki satu kata yang sama.
"Oleh sebab itu, ketemu bareng, biar satu kata. Kalau sudah ketemu bareng, satu kata nanti. Kalau belum satu kata, ya belum," tuturnya pula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!