Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa memang dirinya yang antara lain meminta Megawati Sukarnoputri untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Ya, malam itu memang, waktu saya presentasi, di akhir presentasi itu saya menyampaikan presentasi aspirasi pribadi saya. Meski Rakernas itu bukan forumnya untuk memilih Ketua Umum, tapi ya, nggak apa-apa toh, namanya juga aspirasi," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (22/9/2014).
Menurutnya, Megawati adalah sosok pemersatu dan simbol soliditas partai. "Masih sangat diperlukan, baik oleh PDI Perjuangan, maupun bangsa dan negara. Dia jadi solidarity-maker," tuturnya.
Jokowi membantah bila dipilihnya Megawati adalah lantaran tak adanya regenerasi yang baik di tengah kader partai berlambang banteng itu. Apalagi jika disebutkan bahwa PDIP hanyalah partai ber-trah Sukarno.
"Lho, saya (contohnya)? Regenerasi nggak? Saya trah Kung Karno, nggak? Jangan ditarik ke mana-mana," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China
-
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan