Suara.com - Kubu pendukung Pilkada langsung dijamin keok, alias kalah suara dalam pemungutan suara atau voting jika Demokrat betul mengambil posisi abstain tak memberi suara dalam pengesahan RUU Pilkada yang akan disahkan siang ini, Kamis (25/9/2014).
Itu artinya kubu pendukung Pilkada langsung akan kembali kehilangan 148 suara seluruh anggota Fraksi Demokrat.
Tiga partai pendukung Pilkada langsung dari PDI Perjuangan, Hanura dan PKB akan kembali ke posisi semula dengan berjumlah menjadi 139 orang, sementara kubu pendukung masih perkasa dengan jumlah suara 273 di atas kertas kalau semua anggota DPR hadir.
Kemungkinan Demokrat abstain itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Pembina Demokrat Ahmad Mubarok saat dihubungi suara.com.
Dia menjelaskan sikap abstain tersebut kalau 10 syarat dari Fraksi Demokrat tidak diakomodir dalam sistem Pilkada langsung.
“Harus sepuluh syarat, kalau tidak terpenuhi bisa berubah,” ujar Mubarok melalui sambungan telepon.
Selain abstain, opsi lain yang bakal diambil oleh Demokrat, yaitu membebaskan kepada anggota fraksi memilih sesuai hati nurani masing-masing.
“Nanti akan kami umumkan saat injury time,” katanya sambil mengelak menyebutkan peluang pilihan Demokrat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan