Suara.com - Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno - Hatta, menyita 631 pak krim kosmetik dari seorang penumpang yang diketahui berisi 5 kilogram narkotika jenis sabu senilai Rp6,8 miliar.
"Ada upaya penyelundupan sabu yang dilakukan dengan disembunyikan dalam tempat krim kosmetik dari Malaysia ke Indonesia dan berhasil digagalkan," kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Okto Irianto di Tangerang, Kamis (25/9/2014).
Ia mengatakan, pelaku penyelundupan berjumlah lima orang diantaranya seorang perempuan WNI berinisial MD (24 tahun), perempuan WN Malaysia berinisial NR (26 tahun) dan tiga orang WNI laki - laki berinisial AM (41 tahun), AS (22 tahun) dan NA (23 tahun).
Upaya penyelundupan ini terungkap saat petugas mencurigai penumpang pesawat Malaysia Airlines MH 717 dengan rute Jakarta - Kuala Lumpur - Hongkong - Kinabalu - Kualalumpur dan Jakarta.
Saat tiba di terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno - Hatta, petugas memeriksa barang bawaan karena dicurigai berisi kristal bening di dalam kemasan krim kosmetik.
Dari hasil uji laboratorium, kristal bening tersebut positif sabu dengan jumlah 5.046 gram atau senilai Rp6,8 miliar. Selanjutnya, petugas bea cukai Bandara Seokarno - Hatta melakukan koordinasi dengan kepolisian dan menyerahkan tersangka beserta barang buktinya.
"Penyelundupan sabu dari Malaysia kerap kali kita berhasil gagalkan. Ini adalah kasus kesekian kali dengan modus menyembunyikan di dalam barang bawaan," paparnya.
Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombespol Sumirat, menambahkan modus yang digunakan pelaku penyelundupan masih sama tetapi dengan mengalihkan rute penerbangan. Namun demikian, pengawasan akan terus ditingkatkan sebab permintaan narkotika di Indonesia masih tinggi sehingga pengiriman pun banyak.
"Kita juga melakukan pemberantasan di dalam negeri," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas