Suara.com - Pebalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, selain juga beruntung karena kondisi cuaca, berhasil memaksimalkan kejeliannya dalam menilai kondisi sirkuit, hingga mampu finish terdepan dalam balapan MotoGP ke-14 tahun ini, GP Aragon, Spanyol.
Balapan di Sirkuit Motorland hari ini, Minggu (28/9/2014), memang beranjak dari awalnya di kondisi kering menjadi basah, yang membuat banyak pebalap harus terjatuh karena tidak siap. Namun sebelumnya, beberapa pebalap juga sudah lebih dulu jatuh, atau gagal melanjutkan lomba.
Lorenzo sendiri melintasi garis finish dengan nyaman, unggul 10 detik dari pebalap posisi kedua di balapan ini yakni Aleix Espargaro, yang disusul oleh Cal Crutchlow di posisi ketiga. Stefan Bradl (LCR Honda MotoGP) dan Bradley Smith (Monster Yamaha Tech3) melengkapi posisi lima besar di balapan kali ini.
Balapan ini memang tiba-tiba saja berubah jadi balapan basah dengan hujan yang turun deras, di sisa beberapa lap terakhir. Lorenzo sendiri mengganti motornya dengan setting basah di saat balapan menyisakan empat lap, demikian juga dengan beberapa pebalap lainnya.
Kondisi rumit itulah yang membuat Andrea Dovizioso terjatuh sebelum sempat menukar motornya, hingga harus dibawa ke ruang medis untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah pada pinggulnya.
Dua pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, sempat coba mengambil risiko dengan mepertahankan motor mereka, namun akhirnya juga harus terjatuh. Pedrosa yang jatuh duluan lantas mengganti motor, lalu akhirnya finish di posisi ke-14. Sementara Marquez yang juga telah mengganti motornya usai terjatuh, mampu masuk di posisi ke-13.
Sementara sebelum hujan turun, Andrea Iannone (Pramac Racing) sudah lebih dulu terjatuh karena melebar dalam menikung, saat dia sempat memimpin di lap-lap awal. Dia sempat terlihat bisa bertahan, namun rumput yang basah menjatuhkannya. Rekan Lorenzo, Valentino Rossi, juga kemudian jatuh dalam insiden serupa. Rossi sempat pula dibawa ke ruang medis namun dinilai tak apa-apa, meski kemudian diboyong ke rumah sakit untuk scan lebih lanjut.
Lebih awal lagi, Karel Abraham sudah harus lebih dulu berhenti berlomba lantaran ada masalah pada mesinnya.
Berikut hasil (15 besar) balapan MotoGP Aragon, Minggu (28/9):
1. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 44:20.406
2. Aleix Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:30.701
3. Cal Crutchlow (Inggris) Ducati 44:30.718
4. Stefan Bradl (Jerman) Honda 44:32.124
5. Bradley Smith (Inggris) Yamaha 44:49.889
6. Pol Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:50.092
7. Alvaro Bautista (Spanyol) Honda 44:50.169
8. Hiroshi Aoyama (Jepang) Honda 44:58.247
9. Nicky Hayden (AS) Honda 45:03.363
10. Scott Redding (Inggris) Honda 45:14.343
11. Danilo Petrucci (Italia) ART 45:20.230
12. Alex de Angelis (San Marino) Yamaha 45:21.124
13. Marc Marquez (Spanyol) Honda 45:35.633
14. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 45:44.932
15. Yonny Hernandez (Kolombia) Ducati 45:58.661
[MotoGP.com/Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum