Suara.com - Presiden Amerika Barack Obama mengaku sempat menganggap remeh kekuatan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam wawancara dengan CBS News, Obama mengakui Amerka Serikat membuang peluang untuk melumpuhkan kekuatan di Suriah sehingga membuat kelompok militan berhasil memperkuat dirinya.
Obama mengungkapkan, mantan pejuang Al Qaeda yang terusir oleh tentara Amerika di Irak berhasil mengumpulkan kekuatan dan membentuk kelompok baru yang disebut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Amerika sudah membentuk koalisi yang didukung sejumlah negara Barat dan juga Timur Tengah dalam perang melawan ISIS. Koalisi ini sudah melakukan sejumlah serangan udara ke wilayah Suriah dan Irak dengan target utama markas ISIS.
“Kepala komunitas intelijen kami Jim Clapper mengaku mereka telah menganggap remeh apa yang terjadi di Suriah. Kami juga memandang sebelah mata kemampuan anggota militer Irak yang kemudian pergi ke Suriah untuk membentuk kelompok baru,” kata Obama.
Obama mengatakan, kelompok ISIS berhasil menjalankan kampanyenya dengan bantuan media sosial. Lewat media sosial juga, mereka berhasil merekrut relawan dari luar Timur Tengah. Sejumlah warga negara dari Eropa, Amerika, Australia dan juga Asia diberitakan bergabung dengan kelompok militan itu. (AFP/USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total