Suara.com - Politikus PKB Anna Muawanah meributkan agenda rapat paripurna yang menurutnya tak jelas. Dia menyatakan sidang digelar tanpa aturan jelas dengan menunjukkan "flashdisk" yang merekam jalannya rapat paripurna hari ini.
"Rapat forum konsultasi belum ditutup kembali, saya punya flashdisk berisi rekaman pimpinan memimpin rapat konsultasi dari A sampai Z. Apakah ada kalimat rapat ditutup? Belum ada! Saya ini membuka flash disk dari bagian persidangan," kata Anna yang maju untuk berbicara di podium dalam rapat paripurna penentuan Pimpinan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Menurutnya, dengan rekaman yang dia punya, forum konsultasi ditutup dulu baru kemudian melanjutkan rapat paripurna. Namun, saat menyampaikan pendapatnya, dia malah dicemooh anggota DPR lainnya.
"Ini adalah forum terhormat, jika ada sesuatu yang disyakwasangkakan, ini (flash disk) bisa diputar!
Pimpinan tolong hormati saya bicara! Pimpinan tolong hormati saya bicara!" pekik Anna sambil mengacungkan flash disk-nya.
Aksi ini lantas membuat para anggota DPR bereaksi. Suasana mulai tidak kondusif karena anggota dewan saling bersahutan berbicara. Bahkan, belasan anggota DPR merangsek mendekati meja pimpinan sidang.
"Saya sudah menutup dengan tiga kali ketok palu tadi. Itu tandanya apa?" kata Popong Otje selaku pimpinan sidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya