Suara.com - Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima, menilai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam lima tahun ke depan akan mengalami krisis kepemimpinan yang berakibat menuai cap negatif dari masyarakat.
"Saya yakin pimpinan DPR selama lima tahun ke depan mengalami krisis kepemimpinan, sehingga menuai cemoohan atau cap negatif dari masyarakat," katanya di Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2014).
Selain itu dia juga menilai manuver politik yang dilakukan Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR akhir-akhir ini merupakan upaya politik untuk menjegal pemerintahan Jokowi - JK ke depan.
"Ada kencenderungan yang kuat KMP memainkan konfigurasi politik yang sama. Itu kan permainan akal-akalan saja. Kita harus menyakinkan beberapa partai yang lebih dari sekedar kekuasaan dan jabatan tapi bagaimana soal tugas-tugas yang lainnya," katanya.
"Apakah kembali ke MPR ini harus kita perhatikan karena itu adalah usaha menjegal Jokowi, itu kan hal yang sangat politis. Kita mau menang mau kalah tetap dengan prinsip," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?