Suara.com - Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa partainya akan siap berjuang habis-habisan untuk memperjuangkan tetap berlanjutnya pilkada langsung.
"Pilkada langsung, PDIP akan berjuang habis-haisan untuk memperjuangkannya, karena itu dalam acara sebentar akan dibicarakan bagaimana menyikapi Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) yang akan dikeluarkan SBY," katanya di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2014).
Selain membicarakan situasi terakhir politik nasional, ia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan yang agenda utamanya untuk mendengarkan pengarahan dari Ketua Umum Partai, Megawati Soekarnoputri ini akan dibicarakan target-target yang harus dicapai dalam lima tahun ke depan.
"Tidak hanya bicara terkait DPR saja, tetapi juga bagaimana target lima tahun ke depan, terutama setelah melihat hasil yang terjadi akhir-akhir ini," tambahnya.
Seperti diketahui PDI Perjuangan sudah dikalahkan oleh Koalisi Merah Putih (KMP) dalam meraih tampuk pimpinan DPR menyusul disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dengan menolak gugatan partai yang berlambang banteng ini.
Dengan posisi seperti ini, Pemerintahan Jokowi - JK akan sangat berpotensi diganggu oleh parlemen, sehingga programnya tidak berjalan dengan mulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
Terkini
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar