Suara.com - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan gelombang serangan baru terhadap para jihadis Negara Islam Irak dan Suriah selama akhir pekan, dan berhasil menghancurkan tank, kendaraan-kendaraan lapis baja.
Pesawat tempur AS melancarkan tiga serangan udara di Suriah pada Sabtu (4/10/2014), sementara jet-jet tempur, pesawat pembom serta helikopter-helikopter dikerahkan dalam enam serangan terhadap lokasi kelompok ISIS di Irak pada Minggu (5/10/2014).
Komando pusat militer AS merilis, satu serangan udara di Suriah di sebelah barat laut Al Mayadin menghancurkan sebuah buldoser, dua tank serta satu kendaraan lainnya.
Serangan kembar di benteng kelompok ISIS di Raqa diklaim telah menghantam satu unit tentara ISIS serta menghancurkan enam fasilitas penembakan.
Di Irak, empat serangan di timur laut Fallujah mengenai dua tim mortir, satu unit besar ISIS serta dua unit lebih kecil. Tiga kendaraan Humvees hancur dalam dua serangan lainnya yang menghantam Hit dan Sinjar.
Serangan-serangan tersebut dilakukan setelah adanya gelombang perubahan global yang dipicu oleh pemenggalan kepala oleh kelompok ISIS terhadap seorang pekerja kemanusiaan asal Inggris, Allan Henning, yang diperlihatkan ke publik melalui internet. (AFP/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit