Suara.com - Jamaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar) baru melaksanakan shalat Idul Adha 1435 Hijriyah berbeda sehari setelah waktu yang ditetapkan pemerintah.
Qhadi (Imam) Ulakan Tuanku Ali Imran, di Padangpariaman, Senin (6/10/2014) mengatakan seluruh jamaah Syattariyah di Sumbar pada umumnya serentak melaksanakan shalat Idul Adha hari ini.
"Syattariyah menentukan jatuhnya 10 Dzulhijjah dilakukan berdasarkan bilangan takwim khamsiah yang telah diajarkan secara turun-temurun dari ulama-ulama terdahulu," katanya.
Penentuan 10 Dzulhijjah sudah bisa dilakukan berdasarkan penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1435 Hijriyah, katanya.
Ia sendiri juga memberikan khotbah terjemahan bahasa Indonesia, setelah itu dilanjutkan khotbah berbahasa Arab dibacakan Tuanku Basmir.
Setelah shalat dan khotbah, katanya, jamaah bubar diawali bersalaman dengan pengkhutbah sebagai rasa tanda terimakasih meskipun saling berebut bersalaman.
Ketua Majelis Zikir Istiqamah Syattariyah (Mazis) Padangpariaman, Syafri Tuanku Imam Sutan Sari Alam, menjelaskan shalat Idul Adha Jamaah Syattariyah di Padangpariaman dipusatkan di kawasan makam dan masjid Syekh Burhanuddin di Kecamatan Ulakan Tapakis.
Sedangkan untuk penyembelihan hewan kurban akan dilakukan setelah shalat Idul Adha di surau-surau dan masjid yang tersebar di kabupaten itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek
-
Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'
-
Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan
-
Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029
-
Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah
-
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya