Suara.com - Politisi PDI-Perjuangan Aria Bima mengaku terus melakukan lobi-lobi politik agar calon dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masuk ke dalam satu maupun dua paket calon pimpinan MPR.
"Lobi terus dijalanankan. Yang jelas kita ngga menerima kesepakatan kemarin, bahwa DPD hanya untuk satu calon dari yang ada. Siapapun yang terpilih kita sepakati dipasangkan dengan fraksi-fraksi yang ada," kata Aria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Aria juga mengungkapkan, jika pemimpin rapat membatalkan keputusan paket yang sudah diatur di dalam UU MD3 maka DPD akan merasa kecewa.
"Yang keberatan adalah DPD. DPD merasa dimainkan oleh fraksi-fraksi. Pertama minta sembilan tapi ditolak gabungan fraksi. Itu yang akhirnya mengubah paripurna MPR hari ini," ujar dia.
"Kenapa sekarang sudah mengerucut namanya jadi satu masih mau diubah lagi? Kalau keputusan itu terus dimainkan maka DPD merasa keberatan," seru Aria.
Selain itu setelah lobi-lobi fraksi selesai, Aria juga akan meminta kepada pemimpin paripurna agar konsisten dengan keputusan sidang yang telah menentukan satu pimpinan DPD.
Tag
Berita Terkait
-
Hadapi Dinamika Global, Komisi IV DPR Tekankan Strategi Ketahanan Pangan Nasional
-
DPD Dorong Revisi RUU Kesejahteraan Sosial, Pengelolaan Taman Makam Pahlawan Akan Diatur Khusus
-
Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota
-
Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan