Suara.com - Lelaki tua berumur 74 tahun, Sydney Young ditangkap karena kedapatan memiliki ladang ganja di kediamannya. Dia beralasan uang hasil penjualan barang haram itu akan digunakan untuk membiayai pemakamannya.
Young mengidap penyakit jantung dan sudah dua kali mengalami serangan stroke. Dia sengaja menanam ganja senilai Rp2,2 miliar di rumahnya lantaran tak mau dikremasi secara tak layak.
Di hadapan jaksa, Young juga mengatakan dia tak mau mewariskan hutang kepada anak dan keluarganya saat mati nanti.
Pengacara Young, Georgina Coade mengatakan kliennya didiagnosa mengidap masalah jantung dan paru-paru kronis. Dua tahun lalu, dia baru saja menghadiri pemakaman keponakannya yang terlilit hutang.
"Dia (keponakan Young) meninggal dengan banyak hutang, dan dimakamkan dengan cara sangat tidak layak. Klien saya tak mau itu terjadi kepada dirinya," katanya.
Mengingat kondisi kesehatan serta alasan yang diungkapkan, pengadilan akhirnya memutuskan membebaskan Young. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor
-
Silsilah Jeffrey Epstein, Keluarganya dari Yahudi Terpandang
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?