Suara.com - Salah seorang petenis kontestan turnamen Shanghai Masters harus menerima hukuman denda, gara-gara gerakan atau gestur cabul yang diperbuatnya di lapangan, usai kekalahannya dalam pertandingan.
Petenis peringkat 17 dunia itu adalah Fabio Fognini, yang dijatuhi hukuman denda sebesar US$2.000, lantaran melakukan gerakan cabul ke arah penonton setelah ia tersingkir memalukan di Shanghai Masters. Hal itu sebagaimana diumumkan pejabat berwenang olahraga tenis, Kamis (9/10/2014).
Sebagaimana dikutip AFP, petenis asal Italia itu tampak mengangkat tangan dan menunjukkan jari tengahnya ke arah penonton, tidak lama setelah ia kalah dari petenis tuan rumah berperingkat 553 dunia, Wang Chuhan. Saat itu, Fognini dikalahkan Wang dengan angka 7-6 (7/5) dan 6-4.
Lebih dari itu, Fognini juga kelihatan sempat mendorong lawannya yang merupakan petenis wildcard tersebut. Itu dilakukannya ketika mereka berdua bersalaman di dekat net, seusai laga putaran pertama tersebut.
"Ia didenda sebesar US$2.000 karena melakukan gerakan jari yang menggambarkan perbuatan cabul," ungkap pejabat dari Asosiasi Tenis Profesional (ATP), Kamis (9/10). [Antara/AFP]
Berita Terkait
-
Menanti Duel Dua Generasi di Wimbledon 2026, Sanggupkah Novak Djokovic Redam Jannik Sinner?
-
3 Rekomendasi Sepatu Tenis Lokal Berkualitas, Tangguh dan Anti Licin Mulai Rp300 Ribuan
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi