Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi ) diminta untuk tidak khawatir dengan posisi parlemen saat ini yang dinilai dikuasai oleh Koalisi Merah Putih (KMP).
Hal itu diutarakan Koordinator Forum Masyarakan Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang dalam diskusi yang bertajuk “Bukan Parlemen Biasa” di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(11/10/2014).
"Pak Jokowi, tidak terlalu penting memikirkan kondisi DPR dan juga jangan galau dengan dinamika politik yang terjadi pada awal periode ini. Yang terpenting adalah mengembangkan program-program ke depan demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Dia juga menilai bahwa pemimpin yang dibutuhkan oleh msyarakat sekarang adalah pemimpin yang mampu melakukan inovasi yang bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Selain itu, ia menyatakan para menteri yang duduk di kabinet pemerintahan nanti, harus bisa bertarung dengan parlemen. Karena dengan begitu, menurutnya akan menciptakan lingkung politik yang lebih sehat.
"Pemimpin sekarang ini harus mampu melakukan inovasi yang ujung-ujungnya memberikan insentif bagi kesejahteraan masyarakat. Dan untuk mendukung itu semua, menteri harus bisa bertarung dengan anggota DPR, dengan demikian politik kita ke depan akan sehat," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia