Suara.com - Pelantikan dan pembacaan sumpah serta janji Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Sidang Umum MPR pada 20 Oktober 2014 akan dihadiri sejumlah kepala negara dan pemerintahan negara sahabat.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Jakarta, Kamis (16/10/2014), menyebutkan sejumlah kepala negara dan pemerintahan yang akan menghadiri pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla adalah Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Iran Hassan Rouhani, dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Kemudian Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Perdana Menteri Haiti Laurent Lamothe Salvador, Perdana Menteri Thailand Prayut Cha-o-cha, dan Gubernur Jenderal Papua Nugini Michael Ogio.
"Selain itu ada delapan utusan khusus negara sahabat yang juga akan hadir," kata Zulkifli Hasan.
Para utusan khusus negara sahabat yang akan hadir adalah Menlu AS John Kerry serta dari Inggris, Rusia, Tiongkok, Vietnam, Selandia Baru, Jepang, dan Belanda.
Sementara itu, Presiden RI periode 1998-1999 BJ Habibie, Presiden 2001-2004 Megawati Soekarnoputri, dan Presiden 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga dipastikan hadir pada pelantikan itu setelah mereka memberikan konfirmasi kehadiran.
Jokowi-JK terpilih sebagai pasangan presiden dan wakil presiden setelah mengandaskan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam ajang Pilpres 2014.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan perolehan suara nasional bagi pasangan Prabowo-Hatta sebanyak 62.262.844 (46,85 persen dari) sedangkan Jokowi-JK sebanyak 70.997.833 (53,15 persen). Selisih suara keduanya mencapai 8.421.389 suara atau 6,3 persen.
Jumlah suara sah mencapai 133.575.277 (98,98 persen) sedangkan jumlah suara tidak sah 1.379.690 (1,02 persen), jumlah suara sah dan tidak sah 134.953.967 (100 persen).
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!
-
Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?
-
Bukan yang di Foto Viral, Ini Rincian Asli Uang Rupiah-Valas yang Disita KPK di Rumah Silmy Karim
-
Polisi: Bundaran HI Wajib Steril dari Demo Mahasiswa agar Jakarta Tak Lumpuh!
-
Belum Sampai Bundaran HI, Aksi Mahasiswa Sudah Diwarnai Bentrokan dengan Aparat
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi