Suara.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merilis sebuah rekaman video mengejutkan yang menggambarkan eksekusi rajam seorang gadis di kota Hama, Suriah, yang berada dalam kekuasaan ISIS.
Dalam video tersebut, terdapat dialog antara si gadis, sebelum mati dirajam, dengan ayahnya yang diapit oleh dua algojo sekaligus petugas patroli ISIS.
Si gadis dituding telah melakukan zinah yang belum dibuktikan dan memohon ayahnya mau memaafkannya agar tak dihukum rajam.
Tapi sang ayah rupanya tak bersedia, bahkan menolak disebut ayah di depan para pasukan ISIS.
Dalam keadaan tubuh terikat, dia merengek kepada ayahnya sambil direkam kamera.
“Tolong ayah, maafkan ayah,” pinta si gadis.
“Saya bukan lagi ayahmu,” teriak ayah gadis itu yang tampak sudah berumur.
“Maaf, hati saya tidak mengizinkan. Saya berharap Tuhan memaafkannya. Tapi saya tidak akan memaafkan,” serunya lagi.
Dia lalu memandang dua algojo ISIS sebagai tanda agar eksekusi segera dilakukan.
Meski videonya sebagian sudah diedit, namun Dailymail menuliskan kalau sang ayah juga ikut mengambil batu dan merajam anaknya sampai tewas.
Salah seorang eksekutor sempat berteriak kepada warga yang melihat peristiwa itu.
“Kami harap ini akan jadi peringatan buat perempuan lainnya,”
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?