Dua deputi sheriff di Sacramento, California, Amerika Serikat (AS) tewas terbunuh sementara dua orang lainnya terluka dalan insiden penembakan hari Jumat (24/10/2014). Pihak berwajib sudah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.
Insisden ini terjadi di tempat parkir penginapan, Motel 6, Sacramento. Deputi sheriff yang belakangan diketahui bernama Danny Oliver mendekati sebuah mobil yang mencurigakan di tempat tersebut.
Tiba-tiba, seseorang yang berada di dalam mobil melepaskan beberapa kali tembakan ke arah Oliver dan mengenai bagian dadanya. Jumat (24/10/2014) sore, Sheriff Sacramento Scott Jones mengatakan bahwa Oliver meninggal dunia di Pusat Medis Universitas California akibat luka-luka yang dideritanya.
Setelah menembak Oliver, kedua pelaku merampas sebuah mobil yang ada di sekitar lokasi. Mereka juga menembak orang yang ada di dalam mobil tersebut sebelum melarikan diri. Polisi mengungkap bahwa orang yang ditembak dan dirampas mobilnya adalah seorang perempuan.
Kemudian, kedua pelaku mencuri mobil lainnya, sebuah truk bak terbuka Ford F-150 dan meluncur menuju Placer County, wilayah yang berlokasi tak jauh dari tempat pertama. Lagi-lagi mereka mengulangi aksinya. Mereka menembak dua deputi sheriff yang bertugas di tempat itu.
Satu diantaranya, Michael David Davis Jr (42), meninggal dunia. Davis meninggal dunia 26 tahun setelah sang ayah, Michael David Davis gugur dalam tugas sebagai deputi sheriff.
Polisi berhasil meringkus Marcelo Marquez, (34) dan rekan perempuannya. Marquez ditangkap sekitar pukuol 16.00 sore setelah diketahui bersembunyi di sebuah rumah warga. Sementara tersangka perempuan juga sudah ditangkap pihak berwajib. (Reuters)
Berita Terkait
-
3 Fakta Viral WNI Ditembak di Perbatasan Timor Leste, Polisi Turun Tangan!
-
Polisi Penembak Gamma Divonis 15 Tahun Penjara
-
Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar, Hakim Vonis Aipda Robig 15 Tahun Penjara: Coreng Citra Polri!
-
Terdakwa Penembakan Gamma Dituntut 15 Tahun Penjara
-
Potret Kopda Basar Jalani Rekonstruksi Kasus Penembakan 3 Anggota Polri
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?