Suara.com - Pasangan ganda campuran terkuat Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, akhirnya memastikan tampil di final ajang French Open Super Series 2014 (Prancis Terbuka), yang akan digelar Minggu (26/10/2014) waktu setempat.
Dalam laga semifinal yang digelar Sabtu (25/10) waktu setempat di Stadion Pierre De Coubertin, Paris, Tontowi/Liliyana sukses mengalahkan pasangan Cina, Xu Chen/Ma Jin. Pasangan unggulan kedua itu mereka taklukkan dengan skor 21-17 dan 21-16, dalam waktu 43 menit.
Sebagaimana dicatat situs Tournament Software BWF, dengan hasil ini, maka Tontowi/Liliyana di final nanti akan berhadapan dengan pasangan Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. Pasangan unggulan ke-4 itu di semifinal menang atas pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl, dengan skor 21-17, 19-21 dan 21-19.
Seperti diketahui, French Open Super Series 2014 merupakan kejuaraan dunia dengan total hadiah US$275.000, yang telah diselenggarakan sejak Selasa hingga Minggu (26/10) ini. Selain Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan ke-3, Indonesia juga punya tunggal putra Tommy Sugiarto (saat tulisan ini disiapkan masih berlaga) dan ganda putra Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan di semifinal.
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing