Suara.com - Mahkamah Partai Demokrat memberhentikan Ambar Tjahyono dari keanggotan partai karena dinilai melanggar kode etik dan aturan partai. Ambar adalah anggota DPR dari daerah pemilihan DI Yogyakarta yang dilantik pada 1 Oktober 2014.
Setelah dipecat, besar kemungkinan posisi Ambar di DPR digantikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Roy mendapat nomor urut di bawah Ambar saat menjadi calon anggota legislatif di pemilu 2014.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, mengatakan pemecatan anggota partai yang melanggar aturan sudah menjadi standar konstitusi Demokrat.
"Itu standar konstitusi saja. Jadi, pas daftar caleg dulu, dia masih anggota partai lain, belum jadi anggota Demokrat. Itu yang kemudian dinilai melanggar," kata Mubarok kepada suara.com, Rabu (29/10/2014).
Soal kemungkinan posisi Ambar di DPR diganti Roy Suryo, Mubarok mengatakan itu akan otomatis terjadi.
"Dia (Roy Suryo) nomor urutnya di bawahnya," kata Mubarok.
Untuk saat ini, kata Mubarok, Mahkamah Partai Demokrat belum memutuskan penggantian posisi Ambar di DPR.
"Mahkamah Partai belum mengeksekusi. Wajar saja itu," kata Mubarok.
Kemarin, Ambar mengatakan belum menerima surat pemberhentian dari Mahkamah Partai Demokrat. Ia juga mengaku belum pernah diundang dalam sidang Mahkamah Partai.
Tag
Berita Terkait
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
Diduga Dokumen Palsu, Roy Suryo Bedah Tanda Tangan di Kasus Viral Lahan Derek Prabu Maras
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia