Suara.com - Sejumlah Komisi di DPR tetap memutuskan untuk melakukan rapat pemilihan Ketua Komisi. Hingga siang ini, Rabu (29/10/2014), sudah ada tiga komisi yang disahkan di tengah gonjang-ganjing perebutan kursi pimpinan.
Dalam Rapat Komisi IV DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto memutuskan Ketua Komisi IV dijabat oleh Edhy Prabowo dari Gerindra. Sedangkan wakilnya adalah Titik Suharto (Golkar), Herman Khaeron (Demokrat) dan Viva Yoga Mauladi (PAN).
Komisi IV DPR RI akan bermitra dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun, belum diketahui apakah nantinya Komisi ini juga akan bermitra dengan Kementerian Kehutanan seperti pada periode sebelumnya.
"Apakah mitra Komisi IV di Kementerian Kehutanan saja atau bagaimana. Nanti akan disesuaikan," kata anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo.
Untuk Rapat Komisi VIII, diputuskan Saleh Partaonan Daulay (PAN) sebagai Ketua Komisi, serta tiga orang wakilnya, yaitu Deding Ishak (Golkar), Sodik Nudjahid (Gerindra), dan Ledia H Amaliah (PKS).
Pimpinan Rapat Komisi VIII Fahri Hamzah menerangkan, keputusan ini dilakukan dengan cara musyawarah mufakat dan disetujui oleh lima fraksi yang hadir. Namun, rapat ini dialkukan tertutup.
"Prosesnya sesuai tatib musyawarah mufakat karena cuma ada satu paket, dan itu disetujui sama semua yang hadir," kata Fahri.
Sementara, Rapat Komisi II yang dipimpin Fadli Zon ini menetapkan paket pimpinan yang disodorkan lima fraksi yang hadir.
Politisi Golkar terpilih menjadi ketua, yaitu Rambe Kamaru Zaman. Sedangkan wakilnya adalah Ahmad Riza Patria (Gerindra), Wahidin Alim (Demokrat), dan Mustafa Kamal (PKS).
Menurut Fadli hasil ini merupakan kesepakatan bersama dan sesuai dengan tata tertib yang berlaku. Harapannya, sambung Fadli, komisi ini bisa langsung bekerja.
"Harapannya bisa langsung bekerja. Karena banyak kerjaan yang tertuda karena ada fraksi yang belum menyerahkan," kata Fadli.
Sedangkan Rapat Komisi XI harus diskors oleh pimpinan rapat Taufik Kurniawan karena adanya masalah internal, yaitu kehadiran Fraksi PPP. Rencananya, sidang akan dilanjutkan besok pukul 11.00 WIB.
"Kan minimal enam fraksi. Kita tunggu yang berkaitan (PPP) dengan permintaan internal, mencari waktu yang tepat. kesimpulan rapat internal komisi seperti itu. Kalau komisi inginkan hari ini ya putuskan hari ini ya hari ini, kalau besok ya besok. Paling enggak kita hargai. Ada konsolidasi internal," tutur Taufik.
Selain Komisi ini, Komisi I, VI, dan IX akan digelar pada pukul 11.00 WIB. Sedangkan, Komisi III, VII, dan Komisi X akan digelar pada pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, alat kelengkapan dewan (AKD) akan dimulai pada pukul 13.00 WIB Badan Legislatisi (Baleg) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), sedangkan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan dijadwalkan pada 14.00 WIB. (Bagus Santosa)
Berita Terkait
-
Respons Pimpinan DPR Usai MK Larang Polisi Aktif di Jabatan Sipil, Apa Katanya?
-
Terima Keluhan Petani, Pimpinan DPR Janji Dorong Pemerintah Bentuk Badan Reforma Agraria
-
Sampaikan Laporan Kinerja, Puan Maharani ke Masyarakat: Mohon Maaf atas Kinerja DPR Belum Sempurna
-
Pimpinan DPR RI Terima Draf RUU Ketenagakerjaan dari Koalisi Serikat Buruh
-
Tegang di Ruang DPR, Mahasiswa Ngotot Minta Kapolri Bebaskan Massa Aksi
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Guru Besar UGM di HUT ke-12 Suara.com: Jadilah Suara yang Lantang Mencari Kebenaran
-
Ketegangan Memuncak, Militer AS Hancurkan 16 Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz
-
Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom
-
Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?
-
Khoirudin di HUT ke-12 Suara.com: Terus Semangat Menghadirkan Informasi yang Jernih dan Berkualitas
-
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
-
Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz